Minggu, 09 Oktober 2016

Efek Kekerasan Air

Yang dimaksud dengan pelunakan air (water softening) adalah penghilangan kalsium, magnesium, dan beberapa kation logam lainnya pada air yang memiliki tingkat kesadahan tinggi (air keras). Hasil air nya (air lunak) lebih cocok dengan sabun dan dapat memperpanjang usia perpipaan. Pelunakan air biasanya dilakukan dengan pelunakan kapur dan resin penukar ion.

Air keras (air yang memiliki tingkat kesadahannya tinggi) memiliki beberapa masalah. Keberadaan beberapa ion logam seperti kalsium dan magnesium yang terkandung dalam bikarbonat, klorida, dan sulfida menghasilkan berbagai variasi problem:

Pengapuran
Air keras dapat memicu pembentukan kapur yang akan mengakibatkan kerusakan pipa dan memuci korosi galvanis. Pada plantasi pelunakan air, arus dari proses regenerasi dapat membentuk ‘sisik-sisik’ yang mengganggu sistem perpipaan.

Busa
Ketika kita menggunakan sabun dengan air lunak akan terasa licin, karena sabun cenderung mengikat lemak pada permukaan kulit, menjadikan molekul sabun sulit untuk dihilangkan menggunakan pelarut sederhana (air). Sebaliknya, dengan air keras, pada permukaan kulit terbentuk garam yang tidak larut, yang secara efektif menghilangkan sisa sabun dari kulit tapi berpotensi meninggalkan lapisan stearat yang tidak bisa larut yang disebut buih sabun.

Untuk mengurangkan kekerasan air bisa digunakan resin. Informasi dan pemesanan resin hubungi:
022 723 8019
022 6372 4915
0856 2476 9005
0821 4000 2080 (Fajri)
0821 2742 4060 (Ghani)
0812 2015 1631 (Randi)
0821 2742 3050 (Rusmana)
0812 2165 4304 (Yanuar)
0857 2352 9677 (WA)
0818 0906 4845 (WA)
0813 2259 9149 (WA)
7C232720 (BBM)

Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan kami agar produk yang Anda terima sesuai kebutuhan anda.

e-mail: adywater@gmail.com

Kantor Pusat Bandung:
Jalan Mande Raya No. 26, RT/RW 01/02 Cikadut-Cicaheum, Bandung 40194

Kantor Cabang Jakarta:
Jalan Kemanggisan Pulo 1, No. 6, RT/RW 01/08, Kelurahan Pal Merah, Kecamatan Pal Merah, Jakarta Barat, 11480

Kantor Cabang Bekasi:
Jalan Bintara Jayaraya No. 3 Bekasi Barat

Kantor Cabang Surabaya:
Jalan S. Parman IVA No.8 Waru Sidoarjo (Depan Pendopo Lama Waru Sidoarjo) Daerah Belakang R.S Mitra Keluarga Waru Sidoarjo

Our Official Websites:
www.adywater.com
www.alatlab.org
www.alatdometer.com
www.bodcodmeter.com
www.conductivitymeter.net
www.karbonaktif.org
www.membranro.com
www.pasirsilika.com
www.turbidutymeter.com

kesadahan air | menurunkan kesadahan air

Pernahkah Anda mendengar istilah kekerasan air/kesadahan air? Apakah sebenarnya arti istilah tersebut? Sederhananya, definisi dari kekerasan air adalah jumlah kalsium dan magnesium terlarut dalam air. Air keras adalah air yang memiliki banyak kandungan mineral tadi terlarut padanya. Kekerasan tersebut dapat dirasakan pada kulitmu. Ketika kamu mencuci tangan menggunakan air keras dan sabun, sabun tersebut akan beraksi dengan kalsium membentuk buih sabun. Sehingga, semakin keras air yang kamu pakai, tentu semakin banyak sabun atau deterjen yang dibutuhkan agar apa yang kamu cuci bersih. Namun bukan berarti air yang terlalu lunak juga bagus, karena air tersebut akan terasa licin di tangan.
reaksi air keras dengan sabun menimbulkan 'sampah' sabun
Air keras sebenarnya memiliki sedikit keuntungan. Manusia membutuhkan mineral untuk tetap sehat. National Research Council (National Academy of Sciences) menyatakan bahwa meminum air keras secara umum memberikan kontribusi sedikit terhadap total kalsium dan magnesium yang dibutuhkan oleh manusia.

Mengukur Kekerasan Air
Kekerasan disebabkan oleh senyawa kalsium dan magnesium, dan berbagai logam lainnya. Garis besarnya, klasifikasi air menurut kadar mineralnya adalah:

  • air lunak → 0-60 mg/L
  • air sedikit keras → 60-120 mg/L 
  • air keras → 121-180 mg/L 
  • air sangat keras → >180 mg/L

Informasi Harga Resin Kation Anion

Resin penukar ion kebanyakan didasarkan pada polystyrene yang saling terhubung. Peristiwa pertukaran ion dilakukan setelah terjadi polimerisasi. Tambahan, pada kasus polystyrene, keterhubungan ini dikarenakan kopolimerisasi styrene dan beberapa persen divinylbenzene; efeknya adalah pengurangan kapasitas pertukaran ion dan pemanjangan waktu yang dibutuhkan untuk tercapainya proses pertukaran ion.

Disamping berbentuk manik-manik, resin penukar ion juga diproduksi dengan bentuk membran. Membran penukar ion ini didesain sehingga mampu melewatkan ion tetapi tidak dengan air, dan digunakan dalam proses electrodialysis.

4 tipe utama resin penukar ion didasarkan pada grup fungsionalnya:

  1. Asam kuat, biasanya yang termasuk grup asam sulfat, seperti polyAMPS atau polystyrene sulfonate
  2. Basa kuat, biasanya yang termasuk grup amino quarterner, seperti grup trimethylammonium
  3. Asam lemah, biasanya yang termasuk grup asam karboksilat
  4. Basa lemah, biasanya yang termasuk grup amino primer, sekunder, atau tertier, seperti polyethylene amin


Penjelasan Pasir Silika/Kwarsa

Ady Water Jakarta